Ahli Teknologi Pangan

Rentang Gaji: Rp5jt - Rp20jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

"Ahli Teknologi Pangan adalah seorang profesional yang memiliki pengetahuan mendalam tentang ilmu pangan, teknik pangan, dan teknologi pengolahan makanan. Tugas utama mereka adalah memastikan keamanan, kualitas, dan keberlanjutan produk pangan selama proses produksi, pengolahan, dan penyimpanan. Ahli Teknologi Pangan merancang, mengembangkan, dan memperkenalkan produk pangan baru atau yang telah dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan pasar dan konsumen. Ahli Teknologi Pangan memastikan bahwa produk pangan memenuhi standar keamanan pangan, termasuk identifikasi dan penanganan risiko yang terkait dengan mikroorganisme, bahan kimia, dan kontaminan lainnya. Ahli Teknologi Pangan berkolaborasi dengan pemasok, mitra bisnis, dan lembaga terkait untuk mencapai tujuan bisnis dan industri. Ahli Teknologi Pangan dapat bekerja di berbagai sektor, termasuk industri makanan dan minuman, penelitian dan pengembangan, konsultasi, serta badan pemerintah yang terkait dengan keamanan pangan. Pendidikan formal di bidang teknologi pangan atau ilmu pangan seringkali menjadi dasar bagi mereka yang ingin mengejar karir dalam profesi ini."

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Teknolog Pangan Senior Spesialis Keamanan Pangan Ahli Pengolahan Makanan Peneliti Pangan

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Negeri
logo
Universitas Tanjungpura
Universitas Tanjungpura didirikan pada tanggal 20 Mei 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai sebuah universitas swasta. Pendirinya merupakan tokoh-tokoh politik dan pemuka masyarakat Kalimantan Barat, yang dikoordinasikan langsung oleh Oevaang Oeraay. Pada saat berdiri universitas ini memiliki dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Tata Niaga. Para tenaga pengajar pada masa-masa tersebut adalah para sarjana dan sarjana muda yang terdapat di daerah Kalimantan Barat.[2] Status Universitas Daya Nasional berubah menjadi Universitas Negeri Pontianak berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahun 1963 Tanggal 16 Mei 1963. Namun tanggal peringatan penetapan status universitas negeri ditetapkan 20 Mei 1963 dengan nama Universitas Negeri Pontianak dan ditandai pula dengan dibukanya dua fakultas baru yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik serta perubahan nama Fakultas Tata Niaga menjadi Fakultas Ekonomi. Sejalan dengan situasi politik RI tahun 1965, nama universitas diubah menjadi Universitas Dwikora (berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965 tanggal 14 September 1965), sekaligus menandai pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).[3] Akhirnya nama Universitas Dwikora berganti lagi menjadi Universitas Tanjungpura (Untan), berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Nama Universitas Tanjungpura ini berasal dari nama Kerajaan Tanjungpura yang terletak di Kalimantan Barat. Hingga saat ini, Untan telah memiliki sembilan Fakultas dengan jenjang pendidikan hingga doktoral (S3) serta memiliki Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.
university
Swasta
logo
Universitas Garut
Universitas Garut berdiri pada tanggal 21 Desember 1998 yang disahkan melalui SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan nomor 173/D/O/1998. Berdirinya Universitas Garut dimulai pada saat Yayasan Perguruan Tinggi Garut mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kemasyarakatan (STIK) dengan 1 program studi yaitu Kesejahteraan Sosial. Berkat perjuangan yang cukup keras dari para pengelola perguruan tinggi tersebut, dan dengan meningkatnya pula kebutuhan akan pendidikan tinggi oleh masyarakat Garut, maka dilakukan penambahan program studi baru, yaitu Ilmu Administrasi dan Pekerja Sosial Medik. Pada tahun 1991 Yayasan Perguruan Tinggi Garut mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dengan program studi Manajemen dan Akuntansi. Selanjutnya Pada tahun 1996 didirikan program Pascasarajana dengan jurusan Ilmu Administrasi, konsentrasi Administrasi Negara. Kemudian pada tahun 1997, Yayasan Perguruan Tinggi Garut mendirikan Fakultas Agama Islam dengan program studi Kependidikan Islam, Pendidikan Agama Islam serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Garut sebagai Kabupaten yang sebagaian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani, memberikan peluang untuk pendirian sebuah lembaga pendidikan tinggi pertanian. Pada tahun 1992, Yayasan Gilang Kencana yang juga mengelola pendidikan dasar menengah, mendirikan Sekolah Tinggi Pertanian Gilang Kencana Garut, yang mempunyai 2 program studi yaitu Budidaya Pertanian dan Studi Peternakan. Sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan akan pendidikan tinggi yang dirasakan oleh masyarakat Garut. Pada tahun 1996 berdiri pula dua buah perguruan tinggi dibawah pengelolaan Yayasan Prima Garut yaitu Sekolah Tinggi Farmasi dan Akademi Tekstil. Guna mewujudkan cita-cita masyarakat Garut akan berdirinya Universitas Garut, tiga Yayasan penyelenggara perguruan tinggi swasta tersebut di atas; Yayasan Perguruan Tinggi Garut, Yayasan Perguruan Prima dan Yayasan Gilang Kencana telah sepakat untuk bergabung dalam satu wadah yakni: Yayasan Universitas Garut (YUNGA) yang berdiri dengan akta notaris Yayah Kusnariah, SH Nomor 7 tanggal 15 Juli 1997. Yayasan ini berfungsi sebagai penyelenggara Universitas Garut. Perintis Prof. KH. Anwar Musaddad (Alm) Drs. H. Enas Mabarti (Alm) Drs. H. Shofwan Adnan (Alm) Drs. H. Rustandi Dr. H. Djodjo Sukardjo Pendiri Prof. KH. Cecep Syarifuddin (Alm) Prof. Drs. H. Aam Hamdani (Alm) R. E. Sulaeman Anggapradja (Alm)
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat