Peneliti Sosial

Rentang Gaji: Rp1jt - Rp6jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

"Profesi peneliti sosial merujuk pada individu yang melakukan penelitian ilmiah dalam bidang ilmu sosial. Penelitian sosial melibatkan investigasi dan analisis tentang perilaku manusia, masyarakat, dan dinamika sosial. Peneliti sosial menggunakan metode ilmiah untuk memahami berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan interaksi manusia. Peneliti sosial menggunakan metode penelitian ilmiah untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data. Ini melibatkan penggunaan wawancara, kuesioner, observasi, dan analisis statistik. Peneliti sosial dapat fokus pada berbagai bidang studi, termasuk antropologi, sosiologi, psikologi sosial, ekonomi, ilmu politik, dan lain sebagainya. Peneliti sosial memusatkan perhatian pada pemahaman masalah sosial seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, konflik sosial, perubahan budaya, dan lain-lain. Proses penelitian sosial melibatkan langkah-langkah sistematis untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, menganalisis, dan memberikan makna pada data. Peneliti sosial berkontribusi pada pemahaman kita tentang masyarakat dan manusia, dan hasil penelitian mereka dapat memiliki dampak langsung pada kebijakan, praktik, dan pemahaman umum. Profesi peneliti sosial dapat ditemui di berbagai lembaga penelitian, universitas, organisasi non-pemerintah, pemerintah, dan sektor swasta."

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Asisten Peneliti Sosial Koordinator Penelitian Pemimpin Tim Penelitian Evaluasi Program

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Swasta
logo
Universitas Cenderawasih
Universitas Cenderawasih merupakan perguruan tinggi negeri tertua di tanah Papua, tidak terlepas dari perjalanan panjang sejarah pendidikan di Papua. Sejak awal peran gereja baik Protestan pada tahun 1856 dan Katholik tahun 1921 telah memberikan kontribusi yang signifkan terhadap penyelenggaraan awal pengembangan pendidikan di Papua antara lain telah berdirinya Sekolah Desa (Dorpschool), Sekolah Sambung (Vervolgscool), Sekolah Teknik Rendah (Lagere Techische School), Sekolah Kerumahtangga (Huis shoudscool), Sekolah Guru (Kweekschool), dan Sekolah Tingkat Menengah yaitu HBS (Hobere Burger School) terdapat di Hollandia (Jayapura).Dengan pendidikan yang terbatas ini tidak mematahkan semangat Pemerintah Indonesia untuk membuka salah satu pendidikan tinggi di tanah Papua, sehingga pada tanggal, 10 November 1962, di kota baru (Jayapura sekarang) berdasarkan Keputusan Presiden RI No.389, tanggal 31 Desember 1962 dan Keputusan bersama WAMPA / Kordinator Urusan Irian Barat (sekarang Papua), dan Menteri PTIP. No.140 / PTIP/ 1962 tanggal 10 November 1962. Saat itu Irian Barat secara Administrasi masih dibawah Pemerintahan United Nations For Temporary Authority (UNTEA). UNTEA dibentuk oleh dan dibawah yuridiksi Sekertaris Jenderal Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB), yang secara administrasi Papua atau Irian Barat pada masa itu belum secara resmi kembali ke Negara Republik Indonesia dan pada tanggal 1 Mei 1963 Papua atau Irian Barat secara resmi diserahkan ke Negara Indonesia. Dengan demikian Uncen merupakan satu-satunya lembaga Pemerintahan RI yang pertama berdiri di Irian Barat (Papua), di samping perwakilan RI.
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat